Baper boleh, asal pada tempatnya

Rabu, 15 Juli 2015

FENOMENA NGAJAK JALAN SEPUPU.. Edisi Libur Panjang

 on  with No comments 
In  


Liburan panjang memang mengasyikan, apalagi kalau sepupu atau keluarga kita yang nyempetin dirinya untuk silaturahim atau menginapkan ke gubuk kita. Mengapa gue sebut gubuk? Karena biar lebih litotes gitu, merendahkan diri  dan biar greget pula.. Hahaha ^^

Nah, kali ini gue ngalami FENOMENA baru yang gue alami beberapa saat terakhir ini 
“FENOMENA NGAJAK JALAN SEPUPU”.

Tepatnya pada tanggal 6 Juli 2015 yang juga bertepatan dengan Ulang Tahun Bokap gue yang ke 47th (Sunarto Eka Siswoyo) HBD Bokap!! :* , juga pas ada sepupu gue yang dari Jember nginep di gedek gue, gue bingung mau diapain ini anak. Mau diajak nonton? Malez# Mau diajak ke restoran? Juga belum waktunya buka puasa# Mau diajak ke swimming pool? Juga gak mungkin, kan lagi puasa. Takutnya malah buka puasa duluan di dalam kolam :v Akhirnya, gue punya inisiatif biar anak ini gak bosen di gedek gue, yaitu gue ajak aja dia untuk keliling-keliling naik motor liat-liat Banyuwangi. Oh ya guys, kalau kalian punya saudara, sepupu, keponakan, atau anggota keluarga lain yang belum mengetahui apa yang ada di daerah kalian seperti kulinernya, wisatanya , atau yang lain-lain, kalian bisa ajak orang-orang itu untuk mengenalkan ini lo daerah gue, ini lo kuliner khas daerah gue, ini lo wisata favorit di daerah gue. So kalian secara tidak langsung bisa menjadi duta dari daerah kalian sendiri dan bisa pamer atau lebih lembutnya bisa mengenalkan isi dari daerah kalian bahwa daerha kalian itu gak kalah sama daerha orang-orang itu :v Tapi ingat, jangan jadikan ini sebagai ajang pameran! Maksud gue jangan sampek kalian buka pasar malem terus daerah kalian kalian angkat ke pasar itu semua, Hahahaha… Garing :v

Lanjut ke topik pembicaraan.. Sampek mana tadi? Oh iya.. Gue ajak sepupu gue itu tadi untuk kelilingkeliling Banyuwangi tepatnya ke TN. Alas Purwo. Ada yang tahu dimana TN. Alas Purwo itu? Nanti aja gue jelasin di bawah :v Nah, kebetulan ini acara ndadak banget. So gue agak sungkan untuk ijin ke Bokap Nyokap apalagi ini Bulan Puasa. Tapi gue memberanikan tekad untuk ijin ke Bokap Nyokap. “Pak, Bu kula ajenge ngeteraken jajan teng nggriyane mbahe. Angsal?” Translate Bahasa Indonesia “Pak, Bu saya akan nganter kue ke rumahnya nenek. Boleh?” Terus Bokap sama Nyokap gue ngijinin gue, sepupu gue, sepupu gue, dan adik gue untuk nganter kue ke rumah nenek gue yang rumahnya jauh dari gedek gue. Di samping gue mau ke rumah nenek gue, kita berempat juga mau ke TN. Alas Purwo, tapi gue gak ijin tentang itu ke Bokap dan Nyokap. Jangan ditiru ya guys!! :v

Awalnya gue gak tahu jalan mau ke TN. Alas Purwo kalau rumah nenek gue sih tau. So kita berempat mutusin untuk ke TN. Alas Purwo dengan liat papan arah petunjuk yang ijo-ijo pingggir jalan tuh :v Setelah gue dari rumah nenek gue, kami pun capcus untuk lanjut perjalanan ke TN. Alas Purwo. Pada setiap perjalan, gue yang mbonjeng sepupu gue toleh kanan-kiri untuk nyari rambu penunjuk arahnya, was-was biar gak tersesat :v Ini kedua kalinya gue ke TN. Alas Purwo. Pasti kalian bertanya, kok gak inget jalannya? Kan pernah kesana? Yaa, gue itu terakhir kesana sekitar 2 tahun yang lalu. So ya agak-agak lupa :v Perjalanan yang kita lalui penuh dengan tantangan. Kami melewati jalan aspal yang sudah rusak, jalan, jalan bersemen, jalan tanah, macam-macam jalan ada deh pokoknya. Hahaha :v 

Nah, sesampainya gue dipintu masuk TN. Alas Purwo, gue berhenti dulu ke loket pembayaran. Setiap orang dikenakan kocek Rp. 5000 dan setiap sepeda motor juga dikenakan kocek Rp. 5000 So, kami ngeluarin kocek Rp. 30.000. Mengapa kami harus bayar? Ya untuk uang perawatn hutanlah, mungkin untuk beli pohon atau semacamnya :v 

Well, kan gue tadi sudah bilang mau njelasin TN. Alas Purwo, berikut gue jelasin :v

Taman Nasional Alas Purwo (TN. Alas Purwo) adalah taman nasional yang terletak di Kecamatan  Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Secara geografis terletak di ujung timur Pulan Jawa wilayah pantai selatan. 

Keaneragaman jenis fauna di kawasan TN Alas Puwo secara garis besar dapat dibedakan menjadi 4 yaitu, Mamalia, Aves, Pisces, dan Reptilia. Mamalia yang tercatat sebanyak 31 jenis salah satunya yang biasa kita lihat yaitu Banteng (Bos javanicus). Dan ada berbagai macam jenis Aves (Burung) yang hidup di TN Alas Purwo salah satunya yang biasa kita lihat Merak (Pavo muticus). 

TN Alas Purwo juga terkenal dengan keangkerannya, jaman dahulu biasanya TN Alas Purwo digunakan untuk tempat bersemedi dan katanya di TN Alas Purwo juga tempatnya makhluk halus tinggal. Sehingga sampai kini TN Alas Puwo masih terkenal dengan keangkerannya sebgai tempat terangker di Pulau Jawa.

Di Taman Nasional Alas Purwo terdapat sejumlah lokasi favorit yang bisa kalian kunjungi guys, yaitu : 

Penunjuk Arah


1. SADENGAN
Sadengan merupakan padang savana membentang seluas 84 hektar yang berada di TN Alas Purwo. Berada di Sadengan seakan-akan kalian seperti berada di Afrika :v Di sini kalian akan menjumpai kawasan satwa liar, seperti Sapi, Banteng Jawa, Rusa sampai burung merak. Ini fotonya guys, potretnya pakek ponsel jelek jadinya agak gak fokus :v
Savana Sadengan

Hiraukan makhluk halus :v

2. PURA GIRI DAN SITUS KAWITAN
Di tengah hutan TN. Alas Purwo terdapat Situs Kawitan dan yang merupakan situs peninggalan kerajaan Majapahit. Situs Kawitan ditemukan secara tifak sengaja oleh penduduk sekitar pada tahun 1967 (ada yang menyebut tahun 1965) dan mulai dibuka untuk kegiatan keagamaan pada tahun 1968. Sorry guys gue punya fotonya, karena di Situs itu banyak banget monyet, So gue takut kalau berhenti. Nanti malah kameranya diambil lagi :v Cari aja di internet! Hahaha :v

3. PANTAI TRIANGGULASI
Pantai ini letaknya tidak jauh dari Pura Giri dan Situs Kawitan tadi. Pantai Trianggulasi adalah pantai yang biasanya digunakan oleh pengunjung untuk berfoto-foto pada saat sore hari yaitu berfoto bersama sunsetnya. Namun pantai ini berbahaya untuk berenang. Ini foto yang gue ambil lagi guys..

Pantai Trianggulasi

Pantai Trianggulasi juga :v
4. PANCUR
Pantai Pancur merupakan pos pemberhentian bagi pengunjung yang akan menuju Pantai Plengkung. Di tempat ini terdapat air yang seolah memancur, menemus batuan padas. Air tawar yang bermuara di Pantai Pancur ini diyakini berkhasiat bisa membuat awet muda. Dan katanya kolam yang berada di Pancur ini diyakini dahulu tempat mandi para Macan. Oh ya?? Ayo pinjem mesin waktunya doraemon :v Hahahaha..

Pantai Pancur

Pantai Pancur Juga :v

Ini Pantai Pancur Juga :v

Pancur

5. NGAGELAN
Pantai Ngangelan merupakan temoat penetasan telur penyu semi alami dan lokasi pendaratan  4 jenis penyu yang ada di Indonesia, yaitu Penyu Lekang, Penyu Sisik, Penyu Belimbing, dan Penyu Hijau. Puncak pendaratannya terjadi pada bulan Mei sampai September. Sorry guys, gue punya fotonya karena gue gak sempet kesan karena waktu yang mevett.. -_- Hahahaha :v

6. WISATA GOA
Di TN Alas Purwo juga ada wisata goa lo guys.. Ada Goa Istana, Goa Mayangkoro, dan Goa Padepokan. Papan penunjuk arah ini berada disebelah parkiran Pantai Pancur. Transportasi kalian yang mau ke Goa yaitu dengan JALAN KAKI. Hahaha :v Kebayang nggak? Ya memang butuh tenaga ekstra untuk menuju goa-goa tersebut. Sebenernya gue kemarin mau kesana, tapi sepupu-sepupu dan adik gue gak ada yang mau. Kata mereka takut kecapekan -_- Huuft!! Yaudah kapan-kapan lagi aja kesana


Sumber : Wikipedia, Banyuwangi Kab.

Gue sama saudara-saudara gue ke TN Alas Purwo ini lagi sepi-sepinya jadinya nyaman banget.. Pada kemana semua orang?? Biasanya tuh rame.. Apa gara-gara lagi bulan puasa? Ayo jangan lemes.. Semangat!! Sebentar lagi udah Idul Fitri niiihh..

Well.. yaudah.. sampek di sini dulu guys udah hampir Takbiran nihh :v Tinggal beberapa hari lagi kita kita ini akan kedatangan Hari Kemenangan, semoga menang semua ya guys :v Gue FARHAN FENOMENAL yang orangnya rada-rada abstrak mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batiiin. Perbanyak silaturahmi guys, khususnya ke Gedek gue Hahaha :v Dijamin gak ada apa-apanya :D Jangan lupa corat-coret di bawah yaa, gue juga minta maap apabila postingan gue amatiran dan gak jelas :v Byeeeeeeeeeeeeee!! ^^



Share:

Minggu, 05 Juli 2015

#FENOMENA JAJAN LEBARAN

 on  with No comments 
In  

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Happy New Month!! Happy July!! Hahahaa, sorry sob gue telat ngucapin. Tak terasa waktu ini begitu cepat berlalu dan tak terasa kita hidup di dunia ini juga sudah semakin tua. Mari kita pada awal bulan ini berdoa kepada Sang Pencipta agar kita selalu diberi keberkahan dan umur yang barokah. Amiiinnn.. Kaya kemarin gue liat di twitter #JulyWish jadi trending topic :v Nah makanya mari kita memperbanyak doa apalagi ini juga kan masih dalam bulan yang penuh berkah. So, gak ada ruginya dehh.. Daripada megang smartphone nge-stalk gebetan, hahaha.. Maklum efek LDR tapi di PHP :v

Okedeh lupakan yang itu.. Well, gue di sini kembali lagi akan menyajikan sebuah FENOMENA baru yang telah gue alami beberapa waktu ini, yaitu FENOMENA JAJAN LEBARAN. Lebaran udah sebentar lagi. Ada yang tau kurang berapa hari lagi?? Hitung sendiri yaa.. :v Persiapan lebaran pun sudah dipersiapkan matang-matang untuk menyambutnya oleh beberapa masyarakat di dunia ini khususnya di tanah tercinta kita, Indonesia. Persiapan dari mempercantik rumah (ngecat rumah, dsb), beli baju lebaran, dan yang paling penting yang tak akan ditingkan selama lebaran yaitu JAJAN LEBARAN...

Jajan lebaran itu sangat wajib ada di setiap meja ruang tamu masing-masing orang, bahkan orang beranggapan kalau gak ada jajan itu bukan lebaran namanya. Is is issss... Rumangsamu opo yo penak??? Yo ra penakkk!! Hahaha...

Ceritanya sihh di rumah gue sekarang ini lagi ada event besar yaitu BUAT JAJAN LEBARAN. Ini nih karya jari-jemari gue, Dudududu~Berbakat nih ikut event-event lomba masak. Yang kaya di Tipi-tipi itu tuhh hahaha...


Cookies Belum Mateng 
Nastar Belum Mateng
Sebenernya sih masih banyak lagi jajan yang gue buat. Tapi gue takut nanti gak tahan ngepost foto jajan yang lezat-lezat ini, takut tergoda. Hahahaha... Sampai-sampai temen gue ada yang mesen ke gue buat beli kue-kue buatan gue ini alias nyokap gue. Dapet info dari mana coba dia 😂 Check it out!!

Ini screenshoot percakapan gue sama temen gue. Gue crop aja namanya biar gak ketahuan gebetan atau pacaran atau spesies yang lain. Well, awalnya gue dichat sama dia. Setelah denger suara "clepuk" *ringtonehpgue, Gua buka deh.  Translate Bahasa Indonesia ~ "Iya.. Ibu kami jualan jajan?" Setelah gue baca gue bingung mau jawab apa. So, gue berpikir sejenak untuk mengetik apa peaan yang harus gue balas ke dia. Btw setelah dipikir-pikir kayanya ini kesempatan nih buat ngasilin uang. So gue bales, "Kalau iya kenapa?" Dia bales lagi, "Ibuku mau beli, jajan lebaran kan?" Setelah sekian lama bercakap-cakap gue tanya ke nyokap gue. Gue kalau manggil nyokap gue Bu'e. "Bu'e, jajannya ini apa dijual?? Temenku ada yang mau beli." Terus nyokap gue jawab, "Enggak. Siapa bilang jajan ini dijual? Jajan ini lo mau dibuat reunian sama keluarga." "La terus gimana, Buk? "Emboooh.." So setelah iru gue vepet-cepet sms temen gue yang mau pesen jajan itu, "(Tiiit), sepurane yo.. Tibae ibuku gak dodolan jajan. Jajane digawe reuni" (Translate Bahasa Indonesia) "(Tiit), maaf ya.. Ternyata ibuku gak jualan jajan. Jajannya mau dibuat reuni." Waaaaa, malu gue sama temen gue yang satu ini  Udah bilang mau pesen tapi malah gak jadi alias di PHP. Maaf yaaa.. Saya bukan tipe-tipe orang yang suka nge-PHP 


Lalu gue dapet berita dari KOMPAS.COM  yaitu "Jangan Gampang Tergiut Bisnis Kue Lebaran, Ada Trik Jitunya!" So kita kuta ini yangbingin sekali berbisnis apalagi bisnis kue lebaran, harus dipikir-pikir dulu. Karena banyak sekarang orang-orang yang sudah berjualan kue-kue kering ini. So persaingan sangat kuat untuk berbisnis kue/jajan kering ini. Setelah gue baca ternyata ada triknya untuk berbisnis kue/jajan kering ini. Antara lain :

1) Bidik Pasar
     Artinya mulailah dengan orang-orang dekat linhkungan lo. Terus sebelum menawarkan produk yang lo buat, berikan sampel untuk dicicipi calon pembeli. Katanya orang sih lidah gak bisa bohong. Hahaha..

2) Inovasi Produk
       Jadilah pembisnis yang inovatif. Supaya calon konsumen gak bosen. Semula kue/jajan kering yang sudah ada di pasaran berbentuk segitiga bisa jadi nanti lo buat segi 8. Atau yang bentuknya ikan bisa jadi nanti lo inovasi jadi bentuk kodok.

3) Kemasan Menarik
     Jangan pelit-pelit kalau masalah kemasan. Kemasan tubyang menarik biar calon konsumen itu tertarik sama kuenya. Bukan sama elo 

4) Jangan Berlaku Curang
     Gak usah berlaku curang. Yang dikasih boraks lah, formalin lah, minyak babi lah. Itu mah udah gak jaman. Jadilah konsumen yang sportif. Rejeki semua ada yang ngatur.

Okedeh guyss, itu adalah FENOMENA-FENOMENA yang telah gue alami akhir-akhir ini. Semoga apa yang gue berikan bisa bermanfaat bagi lo lo semua. Oh iyaa, jangan lupa share ke temen-temen lo yang hobinya berhisnis, khususnya nyokap lo lo pada. Jangan bosen-bosen, pantengin terus blog FENOMENAL ini karena blog ini punya orang yang FENOMENAL juga. Dududududu~ Yang hobinya corat-coret bisa coret-corat di kotakan bawah ini. Jangan lupa juga follow Twitter: @farhanalfattah Instagram: @farhanfattah Facebook: Farhan Al Fattah 
Well, see you later guysss... Selamat menjalankan ibadah puasaaaa

Share:

Rabu, 01 Juli 2015

FENOMENA BUKBER

 on  with No comments 
In  
Semangat pagi generasi penerus bangsa. Masih suasana-suana ramadhan nih. Masih puasa semua gak?? Yang cowok pastinya masih dong gak tau kalau yang cewek, mungkin mereka lagi kece. Hahahaa... Ya semoga yang hari ini lagi sakit semoga secepatnya diberi kesembuhan dan yang lagi tertimpa musibah semoga selalu diberikan ketabahan. Amiiinn :)

Baiklah kita meluncur ke topik permasalahan. Ini FENOMENA yang sekarang gue alami. Ceritanya gini, gue ini sejak SMP udah ngerasain bating tulang menjadi BABU KELAS alias ketua kelas. Dari kelas 8,9 sampek SMA ini pun gue masih menjadi BABU KELAS. Entah mereka mengapa memilih gue, apa mereka kira aku ini kecee?? Please dehh. Ok lupakan yang itu. Nah, dari beberapa kelas itu mau ngadakin BUKBER. Dari kelas gue yang dari SMP sampek SMA ini, yaitu kelas 7C (ARVENCI), 9C (ONE PIECE), X MIA 5, dan X Reguler MIPA 3. Buju buseeeetttt!!! Gue mah bingung mau ngaturnya ini gimana nih -_- Fiiiuuuhh..

Oke, yang pertama ngajakin itu X Reguler MIPA 3. Naaahhh, ini percakapan gue sama bendahara kelas gue yang mata duwitan banget. Sebut saja dia mawar  alias Dinda.

BUKBER bayar 5rb?? Gak salah?? Yaa Alhamdulillah kelas X Reguler MIPA 3 masih punya uang kas. Dudududu~ Akhirnya pun gue maksakin pulsa gue untuk sms temen² kleas gue yang lain. Ya begitulah hidup jadi BABU KELAS.

Akhirnya kelas gue yang satu ini jadi ngadakin bukber hari Jumat, 26 Juni 2015. Yang dateng gak semua sihh, tapi alhamdulillah ada makanan yang belum kemanakan jadi bisa bawa double. Hahaha..

Lalu yang kedua kelas 7C (ARVENCI) yang mau ngajakin BUKBER. BUKBER kelasku yang satu ini memang sudah turun-temurun sejak jaman nenek moyang. Namun, entah mengapa BUKBER kali ini makin berbeda. Langkah pertama mereka nge-posting broadcast di grup facebook. Dari bagi-bagi nomor hp, nentuin tanggal, nentuin nominal patungannya, dan tempat makan buat kita BUKBER. Masalahnya di sini, yang keliling ke rumah temen-temen untuk ngambil uang patunganya itu lo gak jalan-jalan. Rencananya sih mau patungan 20rb. Jadinya gue ngambil jalan pintas untuk ngumumin ke temen² gue untuk bawa makanan sendiri-sendiri nanti saling berbagi saat BUKBERnya.
 Finally, temen² gue saat BUKBER banyak yang gak datang. Cuma anak 6 kalau gak salah. Cek sitike rekk. Terus ada juga yang gak bawa makanan sama sekali. Jadinya kita mutusin untuk BUKBER ke salah satu lesehan di daerah Jajag, Banyuwangi. Nah, pas disitu ternyata sudah penuuuuhh bet. Ternyata di situ udah dipakek BUKBER sama kakak² kelas gue. Jadi maluuu -_- So, kita putar balik dan berembuk sebentar dan mutusin lagi untuk BUKBER di salah satu restaurant baru di daerah Cluring, Banyuwangi. Fiiuuh, akhirnya bisa makan juga... :v Gue mah di sini gak pesen makanan, because gue bawa rantang sendiri dari rumah. Masakan nyokap mah gak ada yang nandingin :v Anti mainstream banget bawa rantang ke restauran. Patut dicoba ini.... :v







Yang ketiga diajak lagi sama kelas 9C (ONE PIECE). Ini juga ya sudah turun temurun dari jaman purbakala. Ya kaya kelas 7C lagi kita rembukin di grup facebook kita kita ini. Maklumlah anaknya pada nyebar semua sekolahnya. Hahaha... Kita rembukin secara matang dari tanggalnya, tempatnya dan segala macemnya deh.

Gak cukup rembukan di grup facebook, akhirnya temen-temen gue mutusin untuk rembukan lagi di rumah bokap gue yang gue buat ngungsi sementara :v Finally merekapun dateng ke rumah gue rembukan sambil selfie, main sama kucing² gue dan menagih uang patungan buat BUKBERnya yaitu 20rb. Tapi bukber yang ini mah belum fix. Insyaallah BUKBER ini akan diadakan pada 5 Juli 2015 ini. Ada yang berminat?? Dateng ajaaa, gue undang.. But, makanan bawa sendiri yeee Hahaha :v
Yang selanjut-selanjut masih direncanakan. Entah ini kelas gue yang X MIA 5 jadi apa nggak bukbernya. Yang selanjutnya masih ada, diantaranya BUKBER Dewan Ambalan, BUKBER Takmir, BUKBER apa lagi ya?? Banyak wes pokoknya..

Huufft.. Bulan Ramadhan tahun ini sungguh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Banyak banget jadwal BUKBER :v Apakah hanya gue saja yang ngerain kaya gini?? Bagaimana lo lo pada guys?
Yaa beginilah kalau punya banyak temen. Setiap kejadian pasti ada hikmahnya kok guys. Dari BUKBER ini kita bisa ambil hikmah :

1) Bisa kumpul-kumpul sama temen
2) Ketemu gebetan
3) Ketemu mantan
4) Mempererat tali persaudaraan
5) Bisa saling sharing
6) Bisa kenyang
7) Bisa beramal, dan lain-lain :v

Sekian dulu FENOMENA terkini yang telah gue alami. Semoga lo lopada bisa ngambil hikmah dari FENOMENA ini semua. Yang geregetan sama gue bisa corat-coret  dikolom di bawah ini ya guyss.. Hahaha :v
Seee youuu next time!!

Share:

Senin, 04 Mei 2015

CERPEN BAHASA INDONESIA

 on  with No comments 
In  

https://pbs.twimg.com/profile_images/1351804615/

Anak, Bapak, dan Burung Gereja
(Oleh: Farhan Al Fattah)

          Tatkala angin berhembus dengan silirnya di bulan April menyapu dedaunan kering yang jatuh dari pohon disertai alunan melodi lantunan para burung gereja, Bapak dan Anak itu duduk dengan nyamannya di sebuah kursi usang yang masih berdiri kokoh di pojok taman depan istananya yaitu rumah. Warna hijau dari dedaunan yang dipantulkan oleh sang raja menambah kenyamanan tiada tara. Air mancur cantik bergemiricik bak tawa terbawa akan kemesraan antara Bapak dan Anak itu.
Keceriaan dan semangat di bawah naungan pagi yang bersinar itu dimanfaatkan Anak dengan menggunakan mata tajamnya untuk membaca kata demi kata yang tersusun rapi di atas koran barunya seakan-akannya terbawa terbang oleh silir angin dan Si Ayah menemani dia dengan penuh kesetiaan disampingnya.
Tiba-tiba, seekor burung turun dari sangkarnya tepat di depan Bapak dan Anak itu. Dengan penuh keingin tahuan Bapak bertanya kepada Anaknya.
“Nak, itu apa?”
“Itu burung gereja.” Lalu ia melanjutkan memakan korannya.
Tak lama kemudian Bapak itu bertanya lagi kepada anaknya dengan menunjuk ke arah semak-semak.
“Nak itu apa?”
“Itu burung gereja! Kan sudah kukatakan tadi!” Amarah si Anak mulai naik karena api yang mulai menyulut hatinya
Untuk ketiga kalinya, Bapak yang sudah beruban itu bertanya lagi dengan penuh penasaran sambil menunjuk ke atas pohon yang terletak tidak jauh dari kursi using yang mereka duduki.
“Nak itu apa?”
Tadi sudah kukatakan. Itu adalah burung gereja! BU-RUNG GE-RE-JA! Mengapa sih pak bertanya kepadaku terus? Ada yang salah dengan burung gereja itu? Sudahlah lupakan tentang burung itu! Itu hanya burung gereja!” Amarah si Anak sudah membara sampai ke atas ubun-ubunnya karena berbuatan Bapaknya yang sangat bersifat kekanak-kanakan.
Setelah dia memarahi Bapaknya, dia nampak kelihatan sangat naif dan kecewa akan perkataan dan perbuatan yang telah dia lontarkan kepada Ayahnya.  Ayah hanya diam tanpa kata setelah menerima perbuatan Anaknya itu dan melanjutkan untuk berdiri lalu melangkahkan kaki tuanya untuk berjalan. Anak dengan penuh kekecewaan bertanya kepada Bapaknya.
“Pak, mau kemana?” Bapak itu tetap saja diam tanpa kata.
Tak lama setelah itu, Bapak itu kembali dan membawa sesuatu yang ia bawa di tangannya yang dia ambil dari rumahnya.
“Nak, bacalah ini.”
“Apa ini, Pak?”
“Cepat, bacalah saja.”
Anak dengan penasaran membaca secara seksama buku itu dan membiarkan hembusan angin yang selalu menyapanya. Ternyata di dalam buku itu tertulis.
“Hari ini anakku yang telah berumur 3 tahun duduk di sampingku. Dia bertanya kepadaku tentang apa yang baru saja ia lihat yaitu burung gereja. Dia bertanya kepadaku sebanyak 21 kali tapi aku selalu menjawabnya dengan penuh pelukan dan kasih sayang setiap kali dia bertanya kepadaku. Aku sangat bahagia karena anakku sudah beranjak mengerti apa yang dia lihat dengan matanya yang tajam itu”

Terlihat dari raut wajahnya, sejenak benak Anak itu sangat luluh sampai-sampai meneteskan badai air mata saat menatap dan memperhatikan petik demi petik yang tertorehkan di atas buku itu. Keceriaan yang telah tersaksikan oleh alam tiba-tiba disapu pergi oleh angina dan digantikan oleh suasana keharuan. Anak memeluk Bapaknya erat-erat dengan penuh kasih sayang dan akhirnya mereka kembali ke istananya sambil membawa senyuman kebahagiaan yang tak akan mereka lupakan.

Sumber: Cerita ini dikutip dari sebuah video inspiratif 

Share:

Senin, 19 Januari 2015

Lomba Da'i dan Mading 3D, Takmir Masjid Al-Hidayah SMAN 1 Genteng. Maulid Nabi Muhammad SAW 2014 M

 on  with No comments 
In  
Pada 9 Januari 2014 kemarin, Takmir Masjid Al-Hidayah SMAN 1 Genteng mengadakan lomba da'i dan lomba mading 3 dimensi untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2014 M. Lomba tersebut dilaksankan intern atau pesertanya adalah dari dalam sekolah dari kelas X dan XI saja. Dalam lomba da'i setiap kelas wajib untuk mengeluarkan perwakilan 1 orang dan dalam lomba mading 3 dimensi setiap kelas wajib mengeluarkan 3 orang. Nah, aku punya dokumentasinya nih teman-teman. Tapi, hanya di lomba mading 3 dimensinya saja. Gakpapa yaaa?? Check it out!!!
Foto 1.1

Foto 1.2

Foto 1.3

Foto 1.4

Foto 1.5

Foto 1.6

Foto 1.7

Foto 1.8

Foto 1.9

Foto 1.10

Foto 1.11

Foto 1.12

Foto 1.13

Foto 1.14

Foto 1.15

Bagaimana teman-teman?? Bagus dan kreatif kann?? Mana nih menurut kalian yang paling bagus dan kreatif?? Rate sendiri yaaa di coment.. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk kalian semua. Amiiinnn






Share:

Recount Text

 on  with No comments 
In  

http://srv1.portal.p-cd.net/original/legacy/article/

An Unforgettable Experience
in Yogyakarta


by: Farhan Al Fattah

          Well, Last year exactly on 13th December 2013, my schoolmates at nine grade and I went to Yogyakarta. We went there for study tour that held every year. I boarded the bus number 2 in the entourage of 9C class and 9D class. Group left from school around 13.30 p.m.
          After travelling more than 16 hours long, finally we stoped at several places in Yogyakarta. Grafika restraurant became our first stoped. Our activited in the rastaurant is take a bath and breakfast. After done, next our journey to Borobudur temple.
          Then, we arrived in Borobudur temple. At Borobudur temple my friends and I walked to the top of the temple to enjoyed beutiful sightseeing and take some picture. I was very empressed to saw one of the seven wonders of the world. Next, we went to Dirgantara Museum and Malioboro at the same day.
          At Malioboro, my group and I searched for informations by interviewed some of sellers and tourisms. After interviewed finished, we continued our journey at Malioboro. My friends and I went shopping the souvenirs for our family at home.
          After that, we went to Musafira Hotel to rest. It was my experience to stay over night in a Hotel. We were very tired, and of course we were also happy. Inside the hotel room, there are 3 beds, TV, air conditioning, and a bathroom. I was cold in the room because the temperature is very cold. Then one of my friends named Pupung, trying to raise the temperature. But there is no remote. So he tries fiddling with buttons on the AC.
However, after tampered, air-conditioning even be an error. And I said "Hey, what are you doing? You break it, huh? "And he replied" No-no, I just want to raise the temperature
. Well, this is my experience..
Name: Farhan Al-Fattah/9C/10


Share:

Power Point Perkembangan Teknologi Zaman Pra Aksara

 on  with No comments 
In  
Happy monday teman-teman! Pastinya masih semangatkan teman-teman untuk menjadi pemuda penerus bangsa ibu pertiwi ini? Yap! Nah, aku punya sebuah edukasi khusus nihh.. Sebelumnya, perlu diingat nih teman-teman, bahwa kita sebagai Warga Negara Indonesia atau Pemuda Penerus Bangsa yang sangat baik, perlu untuk tidak sekali-sekali melupakan sejarah. Karena sejarah adalah sebuah bahan untuk mengevaluasi kita untuk menjadi yang lebih baik dari hari sebelumnya. Seperti kata-kata Bung Karno, "JAS MERAH!" (Jangan sekali-kali melupakan sejarah). Pemuda zaman sekarang tuh banyak yang tidak atau belum mengetahui tentang sejarah khususnya sejarah Indonesia ini. Maka dari itu, mari kita belajar sejarah tentang Perkembangan Teknologi Zaman Pra Aksara ini yaaa.. Semoga bermanfaat ya temannn!!!
Bisa didownload di sini nihhh --->> http://www.slideshare.net/farhanalfatt/perkembangan-teknologi-pada-zaman-pra-aksara
Share:

Kamis, 20 Maret 2014

Senin, 17 Maret 2014

Karya Tulis Ilmiah

 on  with No comments 
In  
PENGARUH WISATAWAN TERHADAP KEBERADAAN MALIOBORO
LAPORAN PENELITIAN


http://megaswara.co.id/jogja/images/theprogram/


Disusun oleh:


                            Farhan Al-Fattah     (34-068-064-9)



SMP Negeri 1 Cluring
Jalan Jendral Basuki Rahmat No. 56, Cluring, Banyuwangi
2014






Kata Pengantar


Marilah sejenak kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena telah melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kami sehingga dapat  menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini dengan lancar.

Di samping itu ucapan terima kasih kami haturkan kepada Bapak Kepala SMP Negeri 1 Cluring yang telah memberikan kesempatan melakukan penelitian ke Yogyakarta untuk penulisan Karya Tulis Ilmiah ini.

Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Nurul Hidayati S.Pd karena telah membimbimg dan mengarahkan kami untuk menyelesaikan penelitian ini.

Tak lupa ucapan terima kasih kami sampaikan kepada rekan-rekan atas kerjasamanya yang baik sehingga dapat menghasilkan laporan penelitian ini dengan baik.
Laporan penelitian ini kami susun  untuk ujian praktek khususnya Bahasa Indonesia dan sebagai bahan pertanggungjawaban. Semoga upaya ini dapat berhasil dengan baik.

Cluring, 15 Januari 2014
                                                                                                     Peneliti

 
Daftar Isi

                          HALAMAN JUDUL……………………………………………………….i
                          KATA PENGANTAR……………………………………………………...ii
                          DAFTAR ISI………………………………………………………………. iii
                          B
AB I Pendahuluan
                                     1.1 Latar Belakang………………………………………………      1
                                     1.2 Rumusan Masalah……………………………………………     2
                                     1.3 Tujuan Penelitian…………………………………………….      2
                                     1.4 Manfaat Penelitian……………………………………………    2
                         
BAB II   Kajian Pustaka…………………………………………………..  3
                         
BAB III Metode Penelitian
                                     3.1 Rencana Penelitian…………………………………………….   5
                                     3.2 Populasi………………………………………………………..  5
                                     3.3 Instrumen Penelitian…………………………………………..    5
                                     3.4 Alasan Memilih Instrumen……………………………………     5
                                     3.5 Pengumpulan Data……………………………………………    6
                          B
AB IV   Hasil Penelitian
                                     4.1 D
eskripsi Data………………………………………………...   7
                                     4.2 Analisis Data……………………............................................     8
                          B
AB V  Penutup
                                     5.1 Kesimpulan…………………………………………………..     10
                                     5.2 Saran………………………………………………………....    10
                         
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………   
                         
LAMPIRAN-LAMPIRAN



Bab I
Pendahuluan
            1.1.Latar Belakang
Malioboro adalah pasar tradisional yang menjual berbagai makanan khas Yogyakarta dan kerajinan berupa batik. Namun banyak orang yang tidak mengetahui apa yang ada di Malioboro.
Daya tarik Malioboro tidak berhenti diseputar batik dan kerajinan. Letak Malioboro pun dapat menggambarkan secuil dari Yogyakarta. Dari kawasan bersejarah hingga aktivitas pemerintahan, semua terdapat di kawasan Jl. Malioboro ini. Begitu besar ketertarikan masyarakat terhadap Malioboro menjadikan tempat ini selalu ramai dikunjungi siang dan malam. Atensi yang demikian menyebabkan Malioboro menjadi rentan terhadap limbah sampah. Besarnya pengunjung Malioboro yang berasal dari berbagai kalangan, asal, dan karakteristik menjadikan Malioboro berpontensi menghasilkan limbah sampah yang cukup besar. Kebersihan perlu diperhatikan mengingat Malioboro merupakan tempat wisata yang diminati oleh para wisatawan. Ada yang sangat disayangkan pada kebersihan Malioboro saat ini. Keadaan ini mengganggu pemandangan dan memberikan kesan bahwa tempat ini kotor. Malioboro merupakan kawasan yang unik dengan kekhasan Yogyakarta, begitu tinggi antusias wisatawan terhadap tempat wisata ini. Malioboro menjadi salah satu pilihan wisata yang utama. Atmosfer khas tradisional Yogyakarta masih terasa di tempat wisata Malioboro ini.
Malioboro dikenal tidak hanya di Yogyakarta, tetapi seluruh nusantara bahkan mancanegara sudah mengenal Malioboro. Selain itu, Malioboro merupakan tempat berbelanja yang nyaman dan pas di kantong para wisatawan. Jadi wisatawan tidak mencari tempat lain untuk berbelanja.
                  1.2. Rumusan Masalah
Malioboro telah menjadi salah satu atraksi primer dalam dunia perbelanjaan kawasan Yogyakarta. Keberadaan Malioboro sebagai objek dan daya tarik wisata telah menarik perhatian wisatawan tersebut dirasa bisa mempengaruhi kegiatan ekonomi dan sosial di Malioboro. “Bagaimana pengaruh wisatawan terhadap keberadaan Malioboro ?”
1.3. Tujuan Penelitian
Malioboro merupakan ikon Yogyakarta yang sudah terkenal di Nusantara, bahkan mancanegara. Wisatawan pelajar maupun umum selalu menyiapkan dana tersendiri untuk ke Malioboro. Rupiah demi rupiah berani mereka keluarkan  untuk berbelanja di Malioboro. Melalui Karya Tulis Ilmiah ini kami ingin mengetahui Bagaimana pengaruh wisatawan terhadap keberadaan Malioboro?
1.4. Manfaat Penelitian
Malioboro adalah pasar tradisional yang menjual barang-barang dengan harga yang bisa ditawar. Komunikasi antara penjual dan pembeli sangat bervariasi. Ada yang ramah, ada juga yang sambil teriak-teriak karena suasana pasar yang ramai.
Melalui Karya Tulis Ilmiah ini kami berharap agar Malioboro selalu memberikan fasilitas yang terbaik kepada para wisatawan. Misalnya, menyuguhkan keamanan, kebersihan, dan kenyamanan yang terjamin kepada para wisatawan, sehingga wisatawan dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap keberadaan Malioboro.

Bab II
Kajian Pustaka
Adhia Azkapradhani pada tahun 2013 mennyatakan bahwa Malioboro masih kotor, kebersihan belum bagus, kenyamanan, transportasi belum mudah, wisatawan masih mahal kalau mau ke destinasi wisata, walaupun sebenarnya wisatawan mancanegara sudah mulai menikmati untuk berwisata dengan bus kota
Agustiana Soebachman pada tahun 2010 menyatakan bahwa Malioboro pagi hari adalah bau kecut sampah dan comberan. Malioboro siang hari berarti keruwetan dan keberjejalan. Malioboro malam hari bisa jadi bernuansa kemesuman. Pagi, siang, malam di Malioboro yang selalu ada polusi dari hari ke hari.
Indrawan WS pada Kamus Besar Bahasa Indonesia menyatakan bahwa pasar adalah tempat penjual yang ingin menawarkan barang atau jasa dengan uang dan pembeli yang ingin menukar uang dengan barang atau jasa.
Sumiyati Supriasih pada tahun 2013 menyatakan bahwa Malioboro adalah sebuah jalan legendaris kota Yogayakarta tidak lebih 2 kilometer yang membentang mulai dari persimpangan rel kereta api stasiun Tugu Yogayakarta di ujung utara hingga pertigaan pojokan Gedung Agung di ujung selatan. Dulu, kawasan Malioboro Yogyakarta dikembangkan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1758. Sebelumnya kawasan ini dipakai untuk sarana perdagangan melalui pasar tradisioanal yang dipenuhi dengan karangan bunga sebagai daya tarik. Oleh sebab itu kawasan ini dinamakan Malioboro, yang berarti karangan bunga dari bahasa Sanksekerta. Letak Malioboro 800 meter dari keberadaan Keraton Ngayogyokarto Hadiningrat yang diapit oleh bangunan gedung perkantoran dan gedung pertokoan yang menjadi tempat berkumpulnya para seniman dan sastrawan dari berbagai daerah.
  

Bab III
Metode Penelitian
3.1.  Rencana Penelitian
            Persiapan penelelitian ini kami laksanakan pada tanggal 31 Oktober 2013 sampai tanggal 24 November 2013. Lalu, pelaksanaan penelitian ini kami laksanakan di Malioboro pada tanggal 14 Desember 2013.
3.2.   Populasi
            Dalam penelitian ini obyek yang kami pilih adalah :
1.      Pemandu wisata 1 orang
2.      Pengelola 3 orang
3.      Wisatawan 3 orang
3.3.    Instrumen
      Kami melakukan penelitian ini dengan metode :
1.      Study Pustaka
2.      Pengamatan
3.      Wawancara
3.4. Alasan Memilih Instrumen         
            Metode study pustaka kami gunakan karena di SMP Negeri 1 Cluring memiliki perpustakaan dengan buku-buku yang lengkap, dan jaringan Wi-Fi di SMP Negeri 1 Cluring sangat mendukung. Selain itu dengan membaca kami dapat menambah wawasan.

Metode pengamatan kami lakukan karena SMP Negeri 1 Cluring mengadakan kegiatan Study Tour ke Malioboro. Selain itu, kami bisa melihat secara langsung keberadaan Malioboro dan data yang kami peroleh sesuai dengan fakta.
            Metode wawancara kami lakukan karena kami anggap lebih luwes, data lebih akurat dan lebih logis. Selain itu, kami bisa menjalin silaturahmi dan berkenalan dengan narasumber yang kami wawancarai, sehingga selain memperoleh data yang kami perlukan, kami juga bisa menambah pengalaman.

3.3  Pengumpulan Data
    Data-data yang kami peroleh lalu kami kelompokan, disusun dan dianalisis. Selanjutnya, kami informasikan pada Bab IV.


Bab IV
Hasil Penelitian
4.1. Deskripsi data
            Berdasarkan hasil wawancara yang kami lakukan di Malioboro dengan pemandu wisata, pengelola, dan wisatawan pada hari Sabtu, 14 Desember 2013 terhadap “Bagaimana pengaruh wisatawan terhadap keberadaan Malioboro” sebagai berikut.
            Dari kacamata Pak Lukma (pemandu wisata) banyak wisatawan yang mengunjungi Malioboro karena Malioboro adalah salah satu pasar di kota Yogyakarta yang menjual barang dengan harga murah dan tempatnya cukup bersih. Selain itu, para wisatawan dan pedagang dapat membuat sampah pada tempat sampah yang sudah disediakan di sana. Keamanan pun juga masih terjamin, hal ini didukung oleh keberadaan petugas keamanan yang selalu berpatroli disana.
            Menurut pemikiran Ibu Astuti (pedagang/45) yang telah berjualan selama kurang lebih 11 tahun di Malioboro menyatakan bahwa kawasan yang paling aman di Malioboro ada di sebelah utara. Di samping itu, wisatawan lokal lebih banyak daripada wisatawan mancanegara. Wisatawan banyak memberi dampak positif, seperti semakin terkenalnya Malioboro.
            Pak Parwoto (juru parkir/65) berpendapat bahwa keamanan di Malioboro masih stabil karena tidak ada gejolak antara wisatawan dan pedagang. Wisatawan domestik lebih banyak daripada wisatawan mancanegara, khususnya luar pulau Jawa seperti Sumatra, Kalimantan bahkan Papua. Kapasitas tempat parkir juga terbatas, hanya cukup sampai 50 bus.
         Menurut pandangan Rahmat (tukang becak/35) kawasan Malioboro adalah kawasan yang sangat terjamin keamanannya. Biasanya kawasan ini ramai pada hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur lainnya.
            Pak Heri (wisatawan/40) megutarakan bahwa Malioboro merupakan sentral kota Yogyakarta. Pasar Malioboro tidak lepas dari wisatawan Yogyakarta. Pasar Malioboro ini cukup bersih dibandingkan dengan pasar lainnya di kota Yogyakarta. Dan selama ini keamanan di Malioboro cukup terjamin.
Faisal (wisatawan/20) dan Nugraha (wisatawan/19) dari Yogyakarta berpendapat bahwa Malioboro merupakan ikon kota Yogyakarta yang sering dijadikan sebagai tempat untuk jalan-jalan dan berbelanja. Wisatawan banyak yang berbelanja pakaian daripada aksesoris. Kebersihan di Malioboro masih belum maksimal atau masih kotor. Namun keamanan di sana cukup baik. Kenyamanan di Malioboro lebih nyaman yang dahulu dari pada yang sekarang, karena dahulu terdapat karangan bunga di trotoar kawasan Malioboro. Sehingga sekarang banyak polusi.
4.2. Analisis Data
            Berdasarkan data Ibu Astuti (pedagang/45) dan Pak Parwoto (juru parkir/65) mengatakan bahwa banyak wisatawan lokal daripada wisatawan mancanegara yang mengunjungi Malioboro. Disamping itu berdasarkan data Pak Lukma (pemandu wisata), Faisal (wisatawan/20), Nugraha (wisatawan/19) dan Pak Heri (wisatawan/40) berbeda pendapat yakni terletak tentang kebersihan di Malioboro. Pak Lukma (pemandu wisata) dan Pak Heri (wisatawan/40) berpendapat bahwa kebersihan di Malioboro cukup bersih. Sedangkan Faisal (wisatawan/20) dan Nugraha (wisatawan/19) mengungkapkan bahwa kebersihan di Malioboro masih belum maksimal atau masih kotor. Selain itu, semua berpendapat bahwa keamanan di sana masih stabil, kecuali Ibu Astuti yang berpandapat bahwa tempat yang aman di kawasan Malioboro adalah di sebelah utara. Dan 2 wisatawan menyatakan bahwa Malioboro lebih nyaman zaman dahulu daripada zaman sekarang. Karena dahulu di Malioboro terdapat karangan bunga di kawasan troroar Malioboro.

Bab V
Penutup

 5.1. Kesimpulan

            Berdasarkan analisis data, pengaruh wisatawan terhadap keberadaan Malioboro sangat positif, karena terdukungnya oleh keamanan, kebersihan, dan kenyamanan terjamin yang disuguhkan kepada wisatawan.

5.2. Saran
Berdasarkan kesimpulan tersebut kami berharap agar Malioboro selalu memberikan fasilitas yang terbaik kepada para wisatawan. Misalnya, menyuguhkan keamanan, kebersihan, dan kenyamanan yang terjamin kepada para wisatawan, sehingga wisatawan dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap keberadaan Malioboro.


Daftar Pustaka

Azkapradhani, Adhia. 2013. Malioboro Macet, Wisata Baru Rambah Pinggiran

            Yogyakarta, (online), 28 Februari 2013,

(http://travel.okezone.com/read/2013/04/08/407/788204/malioboro-macet-wisata-baru-rambah-pinggiran-yogyakarta

              Sapriasih, Sumiyati. 2013. Malioboro, (online), 27 November 2013,
              Soebachman, Agustina. 2010. Fakta Malioboro, (online), 27 November 2013,
               WS, Indrawan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jombang: Lintas Media











LAMPIRAN 1
FORMAT WAWANCARA

Format Wawancara Pemandu :
1)      Bagaimana kebersihan di Malioboro?
2)      Bagaimana keamanan di Malioboro?
3)      Kebanyakan wisatawan asing atau lokal yang berbelanja di Malioboro?
Format Wawancara Pengelola :
1)      Bagaimana kebersihan di Malioboro?
2)      Bagaimana keamanan di Malioboro?
3)      Bagaiamana kenyamanan di Malioboro?
4)      Kebanyakan wisatawan asing atau lokal yang berbelanja di Malioboro?
5)      Bagaimana pengaruh wisatawan terhadap keberadaan Malioboro?
6)      Kira-kira hari apa saja Malioboro ramai?
7)      Bagaimana tentang area parkir di Malioboro?
 Format Wawancara Wisatawan :
1)      Bagaimana pendapat Anda tentang Malioboro?
2)      Bagaimana kebersihan di Malioboro?
3)      Bagaimana keamanan di Malioboro?
4)      Kebanyakan wisatawan asing atau lokal yang berbelanja di Malioboro?
5)      Bagaiamana kenyamanan di Malioboro?
 

LAMPIRAN 2
JADWAL KEGIATAN PENELITIAN

No.
Hari/Tanggal
Kegiatan Penelitian
Tempat
1.
31 Oktober 2013
Pembagian Rumusan Masalah
Sekolah
2.
20 Novemeber 2013
Menerima Bimbingan
Sekolah
3.
20 November 2013
Membuat Jadwal Penelitian
Sekolah
4.
21 November 2013
Membuat Latar Belakang
Sekolah
5.
22 November 2013
Membuat Rumusan Masalah
Sekolah
6.
22 November 2013
Membuat Tujuan Penelitian
Sekolah
7.
22 November 2013
Membuat Manfaat Penelitian
Sekolah
8.
23 November 2013
Membuat Rencana Penelitian
Sekolah
9.
23 Novemeber 2013
Membuat Instrumen Penelitian
Sekolah
10.
23 November 2013
Mencari Kajian Pustaka
Sekolah
11.
23 November 2013
Membuat Format Wawancara
Sekolah
12.
24 November 2013
Membuat Susunan Tim Peneliti
Sekolah
13.
24 November 2013
Membuat Daftar Pustaka
Sekolah
14.
14 Desember 2013
Melaksanakan Wawancara
Malioboro
15.
15 Januari 2014
Menulis Hasil Penelitian
Sekolah
16.
25 Januari 2014
Membuat Penutup
Sekolah
17.
26 Januari 2014
Membuat Kata Pengantar
Sekolah
18.
26 Januari 2014
Membuat Daftar Isi
Sekolah
19.
27 Januari 2014
Membuat Daftar Gambar atau Foto
Sekolah
20.
27 Januari 2014
Menulis Judul
Sekolah
21.
01 Februari 2014
Menyerahkan Karya Tulis Ilmiah
Sekolah



LAMPIRAN 3

GAMBAR MALIOBORO
Description: DSC00741 Description: DSC00739_2
Description: imagesmm Description: images
Description: lloo Description: images;;
 
















 



Share: